Royal Antelop adalah mamalia terkecil di dunia dari keluarga Bovidae. Hewan ini pertama kali dipopulerkan oleh seorang warga negara Swedia yaitu Carl Linnaeus pada tahun 1758.
Royal Antelop memiliki tinggi tidak lebih dari 25 cm dengan berat badan mulai dari 2,5 kg – 3 kg. Ciri-ciri dari mamalia ini adalah mempunyai kaki yang panjang sekaligus ramping.
Antelop memiliki tanduk pendek namun runcing dan halus dan sedikit menekuk ke belakang, akan tapi hanya dimiliki oleh antelop jantan.
Antelop juga mempunyai bulu yang halus berwarna kemerahan sampai coklat keemasan. Hal yang unik dari hewan ini adalah bulu putih yang mengitari di bagian pusat di dekat dada.
Royal Antelop hidup di wilayah Afrika Barat dan hanya aktif atau melalukan kegiatan pada malam hari saja. Karena antelop merupakan jenis hewan yang pemalu.
Menurut data yang diperoleh The International Union for The Conservation of Nature Resource (IUCN) atau Organisasi yang bergerak dibidang Konservasi dan Sumber Daya Alam keberadaan antelop akhir-akhir ini mulai menurun atau langka.
Hal ini disebabkan banyaknya hutan atau habitat aslinya rusak atau dijadikan pemukiman manusia. Dan apabila hewan jenis ini tidak dilindungi, maka antelop bisa terancam punah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar